UNGKAPPOST, Oku Timur – Masyarakat Desa Harapan Makmur, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak dan berlumpur akibat galian tanah proyek irigasi. Yoga Verlia Putra, SH, tokoh pemuda OKU Timur, menyatakan bahwa mobil angkutan tanah yang melintas di jalan desa sering ugal-ugalan, membuat warga khawatir saat berkendara.
“Jalan ini merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan Kecamatan Semendawai Timur dengan Kabupaten OKI. Jika kondisinya seperti ini, masyarakat akan kesulitan dalam bekerja dan memenuhi, kebutuhan sehari-hari,” kata Yoga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yoga meminta Pemda OKU Timur untuk segera turun tangan dan menghentikan aktivitas galian tanah jika belum ada penanganan yang jelas. Ia juga menyoroti bahwa jalan desa yang rusak dan berlumpur dapat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan pengendara motor.
“Jalan desa Harapan Makmur menjadi rusak akibat kendaraan truk pengangkut proyek, membuat masyarakat lebih berhati-hati saat melintas. Kami dari tokoh pemuda meminta peran Pemda OKU Timur untuk menghentikan proyek galian tersebut,” tegas Yoga.
Masyarakat Desa Harapan Makmur berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan jalan dan penertiban aktivitas kendaraan proyek, agar akses transportasi kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Jalan ini sangat penting bagi kami, karena banyak warga yang menggunakan jalan ini untuk pergi ke sawah, ke pasar, dan ke sekolah. Jika tidak segera diperbaiki, kami khawatir akan terjadi kecelakaan yang lebih parah,” kata salah satu warga.
Yoga juga menambahkan bahwa masyarakat telah beberapa kali melaporkan masalah ini kepada pihak berwenang, namun belum ada tindakan yang signifikan. “Kami berharap Pemda OKU Timur dapat segera mengambil tindakan dan memberikan solusi yang tepat untuk masalah ini,” katanya.
Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan yang sesuai dengan hukum untuk menyelesaikan masalah ini. (Riduwan)






