BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Lampung, Pesawaran-Tanggamus-Pesisir Barat Terancam Banjir dan Longsor

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Lampung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan mengguyur tiga wilayah di Lampung pada 7-9 Desember 2025. Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat masuk dalam zona risiko tinggi yang berpotensi mengalami banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.

 

Peringatan ini muncul setelah Stasiun Meteorologi Radin Inten II BMKG merilis prospek cuaca tujuh hari yang menunjukkan adanya peningkatan intensitas hujan signifikan. Kombinasi Dipole Mode Indeks (DMI) negatif, daerah konvergensi, serta pemanasan suhu muka laut di Samudra Hindia memperkuat peluang terbentuknya awan-awan hujan tebal di wilayah Lampung bagian barat dan pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain hujan sangat lebat, BMKG juga mengingatkan adanya peluang kemunculan bibit siklon tropis pada pertengahan Desember hingga Januari 2026. Aktivitas atmosfer seperti Monsoon Asia, Madden Julian Oscillation, gelombang Kelvin, Rossby Equatorial, dan seruak udara dingin dapat meningkatkan risiko angin kencang dan cuaca ekstrem lainnya.

 

Menanggapi kondisi ini, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta seluruh kepala daerah di wilayah terdampak meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah mitigasi sejak dini. Ia menekankan bahwa respons cepat di daerah rawan menjadi kunci meminimalkan dampak bencana.

 

“Seluruh kepala daerah harus memastikan kesiapsiagaan yang komprehensif. Sumber daya manusia, relawan, Tagana, hingga unsur penanggulangan bencana lainnya harus dalam kondisi siap. Koordinasi lintas sektor wajib diperkuat agar setiap potensi risiko dapat direspons dengan cepat,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan agar mitigasi tidak menunggu terjadinya bencana.

 

“Mitigasi harus diprioritaskan, mulai dari pemetaan wilayah rawan, pembersihan drainase, penguatan tebing, hingga memastikan jalur evakuasi dapat digunakan sewaktu-waktu. Jangan menunggu bencana terjadi baru bertindak,” ujar Mirza.

 

Pemprov Lampung juga meminta daerah rawan banjir dan longsor menyiagakan alat berat serta memperkuat pemantauan titik-titik kritis selama periode hujan sangat lebat berlangsung. Informasi dini kepada masyarakat diminta diperkuat untuk memastikan warga dapat bergerak cepat saat kondisi memburuk.

 

“Wilayah rawan longsor harus memiliki alat berat dan petugas siaga. Pemantauan lapangan harus dilakukan intensif untuk mengantisipasi pergerakan tanah atau terganggunya akses jalan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas,” tambahnya.

 

Dengan prospek cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, Pemprov menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah daerah serta kewaspadaan masyarakat, terutama di tiga wilayah yang berpotensi terdampak langsung oleh hujan sangat lebat.

 

Pemerintah berharap langkah mitigasi yang diperkuat sejak dini dapat menekan risiko bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi. (**)

Berita Terkait

Rotasi dan Penguatan Struktur Pemerintahan Oku Timur, 36 Pejabat Resmi Mengemban Amanah Baru
Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447, Polsek Kasui Bantu Warga Bersihkan dan Cat Pagar di Masjid Al Iman
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Insan Pers, Bupati Riyanto Pamungkas Paparkan Capaian 1 Tahun Kepemimpinan
Dugaan Kejanggalan Proyek “CCTV Seribu Wajah Kominfo”, Aliansi Lembaga Akan Gelar Aksi Jilid 3
PKBM Mentari Pringsewu, Oase Pendidikan Kesetaraan, Lahirkan Generasi BERSINAR Sejak 2011
Mahasiswa Unila Susun Peta Jalur Evakuasi Tsunami sebagai Upaya Mitigasi Nasional
Genap Setahun, RDPS Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Kolaborasi
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni, Disimpan dalam Ban Serep
Tag :
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:04 WIB

Rotasi dan Penguatan Struktur Pemerintahan Oku Timur, 36 Pejabat Resmi Mengemban Amanah Baru

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:18 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447, Polsek Kasui Bantu Warga Bersihkan dan Cat Pagar di Masjid Al Iman

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:34 WIB

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Insan Pers, Bupati Riyanto Pamungkas Paparkan Capaian 1 Tahun Kepemimpinan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Kejanggalan Proyek “CCTV Seribu Wajah Kominfo”, Aliansi Lembaga Akan Gelar Aksi Jilid 3

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:27 WIB

PKBM Mentari Pringsewu, Oase Pendidikan Kesetaraan, Lahirkan Generasi BERSINAR Sejak 2011

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:21 WIB

Genap Setahun, RDPS Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Kolaborasi

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:47 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni, Disimpan dalam Ban Serep

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:08 WIB

Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok

Berita Terbaru