UNGKAPPOST, Bandar Lampung – Dugaan peristiwa tabrak lari terjadi di putaran depan Rumah Sakit Advent, Kota Bandar Lampung, Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor perempuan mengaku kecewa lantaran janji itikad baik dari pihak terduga pelaku tak kunjung diwujudkan.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda BeAT bernomor polisi BE 2172 AIG yang dikendarai dua orang, seorang laki-laki dan seorang perempuan. Kendaraan itu diduga menabrak sepeda motor Honda BeAT merah yang dikendarai korban bernama Rena.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat benturan tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah pada bagian spakbor depan. Rena menuturkan, kejadian bermula saat motor yang diduga dikendarai pelaku tiba-tiba memundurkan kendaraan tanpa memastikan kondisi di belakang.
“Dia mundur-mundur, saya sudah teriak tapi tetap saja mundur. Akhirnya spakbor depan motor saya pecah,” ujar Rena.
Usai kejadian, terduga pelaku sempat memberikan nomor telepon kepada korban. Namun, saat dihubungi kembali, respons yang diterima dinilai tidak kooperatif dan terkesan meremehkan insiden tersebut.
Tak lama berselang, ayah dari terduga pelaku menghubungi keluarga korban dan mengajak untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan di Polresta Bandar Lampung. Harapan korban untuk mendapatkan kejelasan pun sempat tumbuh.
Namun, kesepakatan itu berujung kekecewaan. Rena mengaku telah menunggu lebih dari dua jam di lokasi yang disepakati, tetapi pihak terduga pelaku tidak kunjung datang.
“Bapaknya sempat telepon umi saya dan mengajak bertemu di Polresta. Tapi kami sudah menunggu lebih dari dua jam, mereka tidak datang,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menunggu adanya itikad baik dan tanggung jawab atas kerugian yang dialaminya. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (**)






