UNGKAPPOST, Lampung Tengah – Sebuah mobil truck dengan nomor polisi BK 8684 GI yang membawa puluhan ekor babi mengalami kecelakaan terguling di perempatan jalan 12, Jalan Lintas Sumatera depan Koramil Terbanggi Besar, sekitar pukul 14.00WIB. Truk yang sedang melaju dari arah Bandar Lampung menuju Palembang tiba-tiba kehilangan keseimbangan saat hendak belok kanan, hingga akhirnya terguling dan menyumbat dua jalur lalu lintas.
Kejadian tersebut membuat arus lalu lintas di lokasi menjadi macet parah selama kurang lebih satu jam. Anggota Satlantas Polres Lampung Tengah yang sedang melakukan patroli rutin langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan area, membuka jalur alternatif bagi pengguna jalan, dan mencegah kerumunan massa yang berpotensi memperparah kondisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabar baiknya, sang sopir bernama Suparman (45 tahun) selamat dari kecelakaan tersebut. Ia hanya mengalami lecet ringan di bagian lengan dan telah mendapatkan pertolongan pertama dari petugas yang ada di lokasi. “Saya tidak tahu apa yang terjadi, tiba-tiba ban belakang sebelah kanan terasa kendur dan truk jadi tidak bisa saya kendalikan,” ujar Suparman saat ditemui di lokasi kejadian.
Namun, kondisi berbeda dengan muatan truknya – sekitar 40 ekor babi yang dibawanya bertaburan keluar dari bak truk yang robek. Sebagian besar babi langsung berlarian ke segala arah, beberapa masuk ke lahan terbuka di pinggir jalan, dan sekitar 25 ekor lainnya melesat masuk ke kebun singkong milik penduduk sekitar lokasi kejadian.
Beberapa warga memberikan komentar terkait kejadian tersebut:
Siti Aminah (38 tahun), pemilik kebun singkong yang menjadi tempat babi berlari masuk: “Saya lagi sedang menyiram tanaman tiba-tiba mendengar suara besar seperti ledakan. Ketika keluar rumah lihat banyak babi berlari masuk ke kebun saya, beberapa sudah memakan daun singkong saya. Saya khawatir tanaman saya yang sudah hampir panen akan banyak rusak.” katanya.
Sisi lain, Joko Susilo (42 tahun), warga yang berada di dekat lokasi kejadian: “Saat itu saya sedang menunggu teman di pinggir jalan, tiba-tiba truk itu langsung terguling. Untung saja tidak ada mobil lain yang terkena dampak. Kita semua langsung membantu menyelamatkan sopirnya dan mencoba menangkap babinya, tapi mereka lari terlalu cepat.” ujarnya.
Rina Dewi (35 tahun), pedagang makanan di dekat lokasi: “Lalu lintas jadi macet parah, banyak kendaraan yang harus balik arah atau mencari jalan lain. Beberapa pengemudi malah berhenti melihat-lihat dan membuat kerumunan, jadi semakin sulit untuk mengatur arus jalan.” katanya.
Tim gabungan dari Satlantas Polres Lampung Tengah, Babinsa Koramil Terbanggi Besar, dan beberapa warga sukarelawan saat ini tengah melakukan upaya intensif untuk menangkap babi-babi yang kabur. Beberapa babi sudah berhasil ditangkap dan ditempatkan kembali dalam kandang sementara yang dibuat di lokasi. Selain itu, pihak terkait juga tengah melakukan koordinasi dengan pemilik truk untuk menangani kerusakan yang terjadi dan mengganti jalan yang terkena dampak dari tumpahan material di bak truk.
“Kita mengimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari lokasi kejadian sementara atau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Raya Terbanggi Besar-Kayu Agung. Tim kita akan terus bekerja hingga lokasi benar-benar bersih dan lalu lintas kembali normal,” ujar AKP. Heru Prasetyo, Kasat Lantas Polres Lampung Tengah. (Kurniawan Gusrizal)






