UNGKAPPOST, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan resmi melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama untuk mengisi posisi strategis di tubuh birokrasi daerah, Senin (12/1/2026).
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di ruang rapat utama sekretariat daerah dan di pimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Pemkab Way Kanan, Machiavelli Tarmizi dan dihadiri seluruh OPD. Kegiatan ini menjadi titik awal penguatan tata kelola pemerintahan dan percepatan program pembangunan daerah tahun 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Empat pejabat yang resmi mengemban amanah baru tersebut adalah:
– Meli Ardian sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
– Suherman Daud sebagai Kepala Dinas Perhubungan
– B. Ishak sebagai Kepala Dinas Perkebunan
– Ishak sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK)
Pelantikan ini menandai dimulainya fase baru penguatan birokrasi di sektor-sektor kunci, mulai dari pengelolaan pendapatan daerah, konektivitas transportasi, pengembangan sektor perkebunan, hingga pemberdayaan kampung.
Dalam sambutannya, Velli menegaskan bahwa pejabat yang dilantik diharapkan mampu menghadirkan kinerja nyata, pelayanan publik yang lebih cepat, serta tata kelola yang profesional dan akuntabel. Tantangan fiskal daerah, kebutuhan infrastruktur, dan penguatan ekonomi kampung menjadi prioritas yang harus segera dijawab oleh para pejabat baru.
Meli Ardian kini memegang peran penting dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menopang pembiayaan pembangunan. Sementara Suherman Daud diharapkan mampu memperkuat sistem transportasi dan keselamatan lalu lintas di seluruh wilayah Way Kanan.
Di sektor produktif, B. Ishak mendapat mandat mempercepat pengembangan perkebunan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah. Sedangkan Ishak di Dinas PMK ditugaskan memperkuat tata kelola kampung, mendorong kemandirian kampung, dan memastikan dana desa benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Pelantikan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan siap memasuki tahun 2026 dengan formasi pimpinan OPD yang solid dan fokus pada kerja nyata. Harapan masyarakat kini tertuju pada bagaimana empat pejabat ini mampu menerjemahkan kepercayaan menjadi perubahan yang dirasakan langsung di lapangan. (**)






