UNGKAPPOST, Pringsewu – Sebanyak 35 Orang Pengurus dan Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo dan Banyumas Kabupaten Pringsewu melaksanakan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana dan Pemadaman Kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Pringsewu. Jum’at (16/01/2026).
“Memanfaatkan waktu libur pelayanan kami mendatangkan Tim Instruktur dan Fasilitator dari BPBD dan Damkar Pringsewu untuk melaksanakan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana dan Pemadaman kebakaran guna memberikan Edukasi kepada seluruh relawan,” ungkap Siti Khotimatun Ketua Yayasan Al Anwar SPPG Sukoharjo III.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bertempat di halaman belakang SPPG, semua relawan yang bertugas dan terlibat dalam menyiapkan menu makan sehat di SPPG mendapatkan materi kebencanaan dan pemadaman kebakaran meliputi Materi dan Simulasi Langkah Evakuasi mandiri, Pemasangan Rambu Rambu Kebencanaan, Pemadaman Kebakaran dengan menggunakan Alat Konvensional dan APAR yang di pandu oleh Agus Purnomo Fasilitator Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas ( PRBBK ) dan Yudha Mailufi Satgas PB Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Pringsewu Lampung.
Seluruh peserta mengikuti dengan antusias pada saat penentuan dan pemasangan Jalur Evakuasi hingga Esembly Point (Titik Kumpul) serta praktek penggunaan Alat Konvensional dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan benar.
Menurut Agus Purnomo, kegiatan ini dilaksanakan di SPPG dengan harapan mampu meminimalisir resiko dan korban pada saat terjadi kondisi kedaruratan dan kebakaran. Pelatihan seperti ini penting dilaksanakan agar para relawan SPPG mengetahui cara evakuasi mandiri, pemadaman kebakaran dan tidak panik bila terjadi musibah kebakaran.
Siti selaku Kepala SPPG juga menyampaikan terima kasih kepada Tim BPBD dan Damkar Kabupaten Pringsewu yang telah memberikan edukasi atau pembekalan langsung tata cara pemadaman api dengan baik.
Menurut dia kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan bagi semua relawan yang bertugas menyiapkan makan bergizi di dapur SPPG.
“Jadi harapan saya dengan adanya kegiatan ini bisa juga bermanfaat bukan hanya di lingkungan SPPG namun juga dapat diaplikasikan serta terapkan di rumah tangga masing-masing relawan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua relawan sehingga dapat meminimalisir kecelakaan kerja dan potensi kebakaran di dapur sehat kita”ungkapnya. (**)






