UNGKAPPOST, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wakil Bupati Umi Laila menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pringsewu, dari pejabat sebelumnya Evi Hasibuan, S.H., M.H. dan penggantinya Anggiat AP Pardede, S.H., M.H. Acara digelar di Kantor Pemkab Pringsewu, pada Jumat (23/1/2026) malam.
Pada kesempatan itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Pringsewu kepada Anggiat AP Pardede. Serta selamat bertugas dan sukses di tempat yang baru kepada Evi Hasibuan. Riyanto berharap jalinan silaturahmi dan sinergitas antara Pemkab dan Kejari Pringsewu selama ini dapat terus berkelanjutan dan ditingkatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemkab Pringsewu tentunya berharap dukungan serta kerjasama dari seluruh pihak, termasuk Kejaksaan maupun elemen lainnya demi kelancaran dan kesuksesan pembangunan di Kabupaten Pringsewu, menuju Pringsewu yang Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius (Makmur),” ujarnya.
Bupati juga menyebut masyarakat Pringsewu yang dinamis dan memiliki rasa kebersamaan serta toleransi yang cukup tinggi, tidak mudah terprovokasi, disamping menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan agama, serta keinginan kuat untuk selalu maju. Kondisi ini menurutnya menjadi salah satu modal utama dalam pembangunan.
Sementara itu, Kajari Pringsewu yang baru, Anggiat AP Pardede, S.H., M.H., berharap dirinya dapat diterima dengan baik di Kabupaten Pringsewu, serta dapat melaksanakan tugas dan berkontribusi secara optimal dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pringsewu melalui penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.
Untuk diketahui, Anggiat AP Pardede, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Kajari Tanah Datar, Sumatra Barat. Sedangkan Evi Hasibuan, S.H., M.H. selanjutnya mendapat promosi jabatan sebagai Kabag Tata Usaha Pusat Kesehatan Yustisial Kejaksaan Agung RI. Turut menghadiri acara tersebut, Ketua DPRD Pringsewu Suherman beserta jajaran pemerintah daerah dan forkopimda serta kepala instansi vertikal, tokoh masyarakat, agama, adat, dan pemuda serta berbagai elemen lainnya. (**)






