UNGKAPPOST, Metro – Pemerintah Provinsi Lampung memastikan perbaikan total Jalan Pattimura di Metro Utara dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar. Ruas vital yang menghubungkan Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah itu akan diperbaiki menggunakan konstruksi rigid beton dan dijadwalkan mulai dikerjakan setelah Lebaran 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat meninjau kondisi jalan pada Selasa (24/2/2026). Ia didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah.
Dalam peninjauan tersebut, gubernur yang akrab disapa Mirza menegaskan bahwa kerusakan Jalan Pattimura bukan hanya disebabkan usia jalan atau tingginya volume kendaraan, tetapi juga karena sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Saluran air yang tersumbat menyebabkan genangan, terutama saat musim hujan, sehingga mempercepat kerusakan struktur jalan dari bawah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pada bagian drainase yang masih berfungsi baik, kondisi jalan relatif tidak mengalami kerusakan parah. Sebaliknya, di titik-titik dengan drainase buruk, kerusakan jalan terlihat signifikan. Kondisi ini diperparah dengan tingginya mobilitas kendaraan berat, termasuk truk pengangkut hasil pertanian dan industri yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Lampung memilih menggunakan rigid beton yang dinilai lebih kuat dan tahan terhadap beban berat maupun genangan air dibandingkan aspal konvensional.
Selain pembangunan fisik, gubernur juga menekankan pentingnya pemeliharaan bersama. Ia meminta Pemerintah Kota Metro turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan fungsi saluran drainase agar kualitas jalan dapat bertahan lebih lama. (**)






