UNGKAPPOST, Lampung Timur – Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan se-Kecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan “Pesta Siaga” yang digelar di SDN 1 Raman Endra, Lampung Timur, Senin (16/2). Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari In House Training (IHT) Berbagi Praktik Baik Integrasi Intra–Ko dan Ekstrakurikuler yang telah dilaksanakan pada Sabtu (14/2) lalu.
Pesta Siaga ini dirancang sebagai wahana pembelajaran berbasis pengalaman, di mana peserta didik tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi langsung mempraktikkan berbagai keterampilan dasar kehidupan sehari-hari melalui sistem kamar keterampilan dan rotasi barung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Penyelenggara yang juga Kepala UPTD SDN 1 Raman Endra, Nurhayati, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Kepala UPTD SD, TK, serta PAUD/Kober yang telah mengirimkan serta mendampingi siaga dan prasiaganya dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala satuan pendidikan dan para pembina yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini memberi pelajaran berharga bagi para siaga dan prasiaga, karena dalam kegiatan ini anak-anak akan melakukan praktik baik terkait keterampilan dasar kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti kamar keterampilan motorik, literasi, numerasi, kecakapan dasar, hingga bazar edukatif yang menanamkan nilai kejujuran dan kemandirian. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar pembelajaran berlangsung secara mindful, meaningful, dan joyful, sehingga anak-anak belajar dengan sadar, memahami makna, dan merasakan kegembiraan dalam prosesnya.
Kegiatan Pesta Siaga ini dibuka oleh Kepala Desa Raman Endra dan dihadiri oleh Korwil/Pengawas Sekolah, Ketua Kwarran Raman Utara, dan Andalan Cabang Gerakan Pramuka Lampung Timur.
Pesta Siaga Raman Utara menjadi bukti nyata bahwa integrasi intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang hidup, kolaboratif, dan sarat nilai karakter bagi peserta didik sejak usia dini. (Jauhari)






