Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Keluhkan Kualitas Pembangunan Tandon Air di Kampung Bonglai.

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN – Pembangunan tandon air bersih yang berada di Kampung Bonglai, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, menjadi sorotan setelah bangunan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan hingga ambruk sebelum dilakukan serah terima kepada pemerintah kampung.

Kondisi bangunan terlihat mengalami kerusakan cukup parah pada bagian konstruksinya. Sejumlah bagian beton dan pasangan bata tampak mengalami retak dan terlepas. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pelaksanaan pembangunan yang menggunakan anggaran desa.

Berdasarkan papan informasi kegiatan yang berada di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Pembangunan Tandon Air Bersih dengan lokasi kegiatan Dusun 6 Mekar Jaya, volume 1 unit, sumber dana Dana Desa Tahun Anggaran 2026, serta waktu pelaksanaan selama 4 minggu. Pada papan kegiatan juga tercantum nama Kepala Kampung Bonglai, Iwan Setiawan, S.H.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diduga Minim Pengawasan
Sejumlah pihak mempertanyakan proses pelaksanaan pekerjaan tersebut, terutama terkait pengawasan terhadap mutu material dan metode konstruksi yang digunakan.

Dari kondisi fisik yang terlihat di lapangan, terdapat bagian struktur yang mengalami keretakan dan kerusakan. Warga menduga kondisi tersebut dapat berkaitan dengan kualitas pelaksanaan konstruksi maupun sistem penguatan struktur bangunan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah dugaan tidak terlihatnya sloof beton pada bagian struktur bangunan sebagaimana yang umumnya digunakan sebagai elemen pengikat dan penguat pasangan dinding.

Namun demikian, ada atau tidaknya sloof serta penyebab pasti ambruknya bangunan harus dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh tenaga ahli atau instansi berwenang. Foto lapangan saja belum cukup untuk menyimpulkan bahwa kerusakan disebabkan oleh ketiadaan sloof atau adanya kesalahan konstruksi.

Dibangun Menggunakan Dana Desa
Karena kegiatan tersebut tercantum menggunakan sumber dana Dana Desa Tahun Anggaran 2026, masyarakat berharap pelaksana kegiatan dan pemerintah kampung dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proses pembangunan.

Masyarakat berhak mengetahui apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, volume, serta standar konstruksi yang ditetapkan dalam dokumen kegiatan.

Terlebih lagi, bangunan tersebut diperuntukkan sebagai fasilitas tandon air bersih, sehingga aspek keamanan konstruksi menjadi hal yang sangat penting. Kegagalan struktur bukan hanya berpotensi menimbulkan kerugian keuangan, tetapi juga dapat membahayakan masyarakat apabila bangunan digunakan dalam kondisi tidak layak.

Diminta Ada Pemeriksaan Sebelum Serah Terima
Warga berharap pemerintah kampung tidak terburu-buru melakukan serah terima pekerjaan sebelum dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik bangunan.

Pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui penyebab kerusakan sekaligus memastikan apakah pekerjaan masih dapat diperbaiki atau harus dilakukan pembangunan ulang.

Jika nantinya hasil pemeriksaan teknis menemukan adanya ketidaksesuaian pekerjaan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan, masyarakat berharap pihak yang bertanggung jawab dapat melakukan perbaikan sesuai ketentuan.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar pengawasan terhadap kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa diperkuat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pemeriksaan dan serah terima pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut belum dapat dipastikan dan diperlukan pemeriksaan teknis di lapangan. Konfirmasi kepada Pemerintah Kampung Bonglai, yg pelaksana pekerjaan, serta pihak terkait lainnya juga diperlukan untuk memperoleh penjelasan yang berimbang mengenai pembangunan tandon air bersih tersebut.
Petrus Sumarno

Berita Terkait

Kadinkes Pesisir Barat Septono Hadiri Pisah Sambut Kepala UPTD Puskesmas Ngaras.
PLN Gelar Bhakti PDKB di Lampung Timur, Pemeliharaan Jaringan Dilakukan Tanpa Padamkan Listrik
Ditipiter Polda Lampung Dan Pomal Tak Berdaya!! Gudang Solar Ilegal Milik Gofur Tancap Gas
Oknum TNI: solar dipindahkan dari truk Fuso ke jerigen di pinggir jalan Yos Sudarso
UKW Madya PWI Lampung Timur Dorong Wartawan Semakin Profesional dan Berintegritas
Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur
Warga Beringin jaya Keluhkan,Pembangunan Proyek Beton Jalan Tirtayasa Asal Jadi,Tanpa Adanya Akses para Pedagang,Dinas PU Harus Bertanggung Jawab!!
Pertandingan Persahabatan Bulutangkis Antara Kampung Bumi Agung dan Kampung Tanjung Dalam

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:02 WIB

Kadinkes Pesisir Barat Septono Hadiri Pisah Sambut Kepala UPTD Puskesmas Ngaras.

Selasa, 15 September 2026 - 15:17 WIB

PLN Gelar Bhakti PDKB di Lampung Timur, Pemeliharaan Jaringan Dilakukan Tanpa Padamkan Listrik

Selasa, 15 September 2026 - 03:37 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Keluhkan Kualitas Pembangunan Tandon Air di Kampung Bonglai.

Selasa, 15 September 2026 - 01:40 WIB

Ditipiter Polda Lampung Dan Pomal Tak Berdaya!! Gudang Solar Ilegal Milik Gofur Tancap Gas

Selasa, 15 September 2026 - 01:37 WIB

Oknum TNI: solar dipindahkan dari truk Fuso ke jerigen di pinggir jalan Yos Sudarso

Senin, 14 September 2026 - 13:41 WIB

Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur

Minggu, 13 September 2026 - 06:50 WIB

Warga Beringin jaya Keluhkan,Pembangunan Proyek Beton Jalan Tirtayasa Asal Jadi,Tanpa Adanya Akses para Pedagang,Dinas PU Harus Bertanggung Jawab!!

Sabtu, 12 September 2026 - 14:36 WIB

Pertandingan Persahabatan Bulutangkis Antara Kampung Bumi Agung dan Kampung Tanjung Dalam

Berita Terbaru