UNGKAPPOST, Lampung Tengah – Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menghadiri dan memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Bersama yang diikuti oleh para pastor, pendeta, dan keluarga Kristiani se-Kabupaten Lampung Tengah. Acara yang bertema “Dalam Kebersamaan dan Keberagaman Kita Rayakan Hadirnya Kasih Allah bagi Setiap Keluarga Pelayan Tuhan” ini digelar di Gereja GKSBS Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, pada Rabu (7/1/2025).
Acara ini merupakan perayaan Hari Natal Tahun 2025 yang khusus mengundang para pemimpin dan pelayan gereja beserta keluarga dari berbagai denominasi Kristen di Lampung Tengah. Tujuannya adalah mempererat tali persaudaraan dan merenungkan makna Natal dalam konteks kehidupan bermasyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain PLT Bupati, hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh, antara lain,di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Kapolsek Terbanggi Besar, perwakilan FKUB, Satpol PP, Anggota DPRD Provinsi Lampung Ni Ketut Dwi Nadi, pimpinan Badan Kerjasama Tubuh Kristus, pimpinan gereja kerasulan, serta ketua-ketua persekutuan hamba Tuhan seperti PGID, PGPI, dan GARDA Lampung Tengah. Acara dihadiri oleh keluarga besar pastor dan pendeta se-kabupaten.
Dalam sambutannya, PLT Bupati I Komang Koheri menekankan bahwa perayaan keagamaan seperti Natal adalah momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Ia menyoroti nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi inti dari kehidupan berbangsa.
“Kita semua sepakat bahwa peristiwa keagamaan seperti halnya perayaan Natal merupakan sebuah kegiatan kerohanian umat manusia yang berkaitan dengan adanya peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Koheri.
Ia melanjutkan dengan merefleksikan nilai-nilai Pancasila, khususnya Ketuhanan dan Kemanusiaan, yang menjadi fondasi menjaga persatuan dan mewujudkan keadilan sosial. Koheri juga menyampaikan pesan filosofis tentang alur kebenaran, kebajikan, dan cinta kasih yang membawa pada kedamaian.
“Ketika kita mengundang kebenaran di dalam hidup kita, maka kebenaran itu sendiri akan membawa kebajikan. Ketika kebajikan itu dilakukan, dia akan membawa cinta kasih. Di mana tempatnya? Di situlah Tuhan Yesus itu berada, atau bagi terciptanya persatuan dan kesatuan. Esensi Natal adalah bagaimana mewujudkan integrasi terhadap sesama,” jelas Koheri.
Acara berlangsung dengan khidmat, diisi dengan sambutan-sambutan, doa, dan perayaan syukur bersama. Kehadiran perwakilan dari berbagai elemen pemerintah, keamanan, dan agama menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Lampung Tengah. Perayaan ini menjadi simbol konkret dari harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. (Afd)






