Masyarakat khususnya warga Kecamatan Bangkunat serta seluruh pengemudi kendaraan yang melintas di Jalur Lintas Barat kembali menyuarakan keberatan keras terkait keberadaan pos pengawasan yang didirikan di dua titik strategis yaitu Tanjakan Bradik dan Tanjakan Maiyit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberadaan pos ini dinilai tidak jelas fungsi dan tujuannya, serta semakin menimbulkan ketidaknyamanan dan kecurigaan di kalangan pengemudi. Tidak hanya itu, para sopir juga menyampaikan bahwa semenjak pos-pos ini berdiri, angka kecelakaan di jalur tersebut justru semakin meningkat, padahal seharusnya keberadaan pos dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Menurut pengakuan warga dan pengemudi, pos tersebut dinilai sama sekali tidak memberikan manfaat bagi masyarakat maupun kelancaran lalu lintas. Justru yang terjadi adalah munculnya praktik pemerasan dalam setiap proses penyelesaian masalah, terutama saat terjadi kecelakaan.
“Seharusnya dengan adanya pos, pengemudi akan merasa terlindungi dan jalur menjadi lebih aman. Namun kenyataannya malah sebaliknya – saat ada kecelakaan, muncul negosiasi yang tidak wajar, baik terkait jasa TKBM maupun jasa derek,” ujar perwakilan pengemudi dan warga.
Masyarakat dan para sopir menegaskan bahwa Kabupaten Pesisir Barat dikenal sebagai wilayah paling nyaman dan aman di seluruh Provinsi Lampung. Oleh karena itu, keberadaan pos-pos yang dianggap tidak bermanfaat dan berpotensi merugikan ini ditolak secara tegas.
Kami menyampaikan harapan yang sangat kuat kepada Kapolres Pesisir Barat dan Kapolsek Ngaras agar segera mengambil sikap tegas, meninjau kembali keberadaan pos tersebut dan memberikan kepastian hukum yang jelas.
Jika pos-pos ini tidak dibubarkan atau diluruskan keberadaannya, maka kami memiliki dugaan kuat bahwa terdapat indikasi kerjasama antara oknum Aparat Penegak Hukum (APH) dengan pelaku tindakan melanggar hukum demi kepentingan pribadi semata.
Kami berharap kondisi ini segera diperbaiki agar kenyamanan, keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat dapat kembali terjaga sebagaimana layaknya wilayah Pesisir Barat yang ramah dan tertib.
(Fitriawan)

