BERITADAERAHLampungTulang Bawang

Kecelakaan di Tol Lampung,Mobil Avanza Tabrak Fuso, Tewaskan 6 Orang Anggota Keluarga

×

Kecelakaan di Tol Lampung,Mobil Avanza Tabrak Fuso, Tewaskan 6 Orang Anggota Keluarga

Sebarkan artikel ini

Lampung ,Ungkappost.com -Kecelakaan maut yang menewaskan enam orang keluarga terjadi di jalan tol di Provinsi Lampung.

Enam orang tewas setelah mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang truk Fuso di Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Minggu (25/10/2026).

 

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.34 WIB itu melibatkan Avanza bernomor polisi Z 1473 AG dan truk Isuzu Giga bernomor polisi BE 9925 BU.

Avanza dikemudikan oleh Aipda Agung Eko Prasetyo, anggota Polres Tulang Bawang, yang turut jadi korban meninggal dunia dalam insiden nahas tersebut.

Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah Lampung menuju Palembang.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Himmawan Setiawan mengatakan, berdasarkan laporan awal, kecelakaan diduga terjadi setelah pengemudi Avanza kehilangan kendali.

“Dugaan sementara, pengemudi Avanza mengantuk sehingga kendaraan kehilangan kendali dan oleng ke kiri. Namun, penyebab kecelakaan tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Himmawan.

 

Saat kejadian, truk yang dikemudikan Bayu (30 tahun) berada di bahu luar jalan tol.

Pengemudi truk dilaporkan sedang memeriksa baut roda belakang sebelah kiri yang patah.

 

Pada saat bersamaan, Avanza yang dikemudikan Aipda Agung Eko Prasetyo, anggota Polres Tulang Bawang, diduga oleng ke kiri.

Mobil tersebut menyerempet pagar pembatas jalan sebelum menghantam bak belakang truk.

 

“Dari keterangan awal, truk berada di bahu luar saat pengemudi-Nya memeriksa roda. Kami perlu mencocokkan keterangan tersebut dengan hasil pemeriksaan di lokasi,” ujar Himmawan.

Benturan mengakibatkan bagian depan Avanza ringsek.

Sementara itu, kabin truk dilaporkan tetap normal.

 

Dua balok pagar pembatas jalan mengalami kerusakan berupa lecet.

Enam korban tewas yaitu Agung Eko, Rismia, Dennis, Ahmad, Argantara, dan Demi.

Mereka merupakan satu keluarga yang berada di dalam mobil Avanza tersebut.

Sejumlah penumpang lain-Nya mengalami luka berat dan dirujuk ke rumah sakit.

Namun, jumlah pasti korban luka masih perlu dipastikan karena terdapat perbedaan angka dalam laporan awal kepolisian.

“Kami melakukan penanganan tempat kejadian perkara, pendataan korban, serta pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kecelakaan ini,” kata Himmawan.

Penanganan perkara kecelakaan tersebut tercatat di PJR Induk 4 Lambu Kibang.

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab dan rangkaian kejadian.

Dugaan pengemudi mengantuk masih merupakan informasi awal, bukan kesimpulan akhir penyidikan.(Red)