PC PMII Kota Palembang Pererat Toleransi Antarumat Beragama, Turut Jaga Keamanan Gereja Katolik Paroki St Yoseph

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Palembang – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam merawat toleransi dan menjaga harmoni sosial dengan turut serta dalam kegiatan pengamanan Gereja Katolik Paroki St. Yoseph Palembang pada Rabu malam, (24/12/25).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar kolektif PMII dalam memperkuat kohesi sosial di Kota Palembang yang dikenal sebagai kota majemuk, inklusif, serta relatif bebas dari konflik horizontal berbasis agama dan identitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagai kota tua yang memiliki sejarah panjang peradaban Melayu-Islam dan persinggungan lintas budaya, Palembang tumbuh sebagai ruang sosial yang plural, di mana perbedaan agama, etnis, dan budaya hidup berdampingan secara harmonis. Tradisi toleransi tersebut menjadi modal sosial (social capital) yang terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan.

 

Keterlibatan kader PMII dalam pengamanan rumah ibadah ini merupakan manifestasi nilai-nilai dasar PMII yang berpijak pada Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, yang menekankan prinsip tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), i’tidal (keadilan), serta ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathaniyah sebagai landasan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

 

Ketua PC PMII Kota Palembang, Indra Kusumah, menyampaikan bahwa kehadiran PMII dalam kegiatan tersebut adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus komitmen kebangsaan untuk menjaga Palembang sebagai kota yang aman, damai, dan berkeadaban.

 

“Kota Palembang adalah miniatur Indonesia. Kemajemukan yang ada harus dirawat dengan kesadaran kolektif. PMII memandang bahwa menjaga keamanan saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah merupakan bagian dari penguatan toleransi aktif, bukan sekadar toleransi pasif,” ujar Indra Kusumah.

 

Ia menambahkan bahwa tradisi zero konflik yang selama ini melekat pada Kota Palembang harus terus dijaga melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa.

 

“PMII hadir untuk memastikan bahwa ruang-ruang publik dan rumah ibadah tetap menjadi ruang yang aman dan inklusif. Ini sejalan dengan nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen kami menjaga keutuhan NKRI dari potensi konflik berbasis identitas,” tegasnya.

 

Dalam kerangka kajian PMII, toleransi dipahami sebagai bagian dari humanisme religius, yakni relasi harmonis antara nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan. Oleh sebab itu, PMII mendorong kadernya untuk berperan sebagai agen moderasi beragama dan perekat sosial, yang mampu merespons dinamika keberagaman secara dewasa dan konstruktif.

 

Kegiatan pengamanan Gereja Katolik Paroki St. Yoseph ini juga menjadi wujud nyata peran PMII sebagai kekuatan moral (moral force) dan kontrol sosial (social control), yang tidak hanya bergerak dalam ranah intelektual, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.

 

PC PMII Kota Palembang berharap, praktik toleransi yang diwujudkan melalui aksi nyata ini dapat memperkuat citra Palembang sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai perdamaian, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan sosial yang inklusif, adil, dan berlandaskan semangat kebangsaan. (**)

Berita Terkait

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Negara Batin Sisir Area Rawan Kriminalitas
Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik
Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu
Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton
Indra Feriza: Jangan Cuma Bagi Beras, Atasi Banjir dari Hulunya
Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun
Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Timur Dirangkai Hiburan Rakyat, Festival UMKM hingga Harkopnas 20 Juli 2026

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Negara Batin Sisir Area Rawan Kriminalitas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Rp215,28 Juta Pembayaran Honorer SMA Negeri 1 Pagelaran Dipertanyakan, Humas Bungkam Hingga Berita Turun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:33 WIB

Uji Coba Bus Dimulai, Pemkot Bandar Lampung Dorong Kebangkitan Transportasi Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:47 WIB

Ketua PAC GRIB Jaya Bangkunat Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengawasan Proyek Revitalisasi di Pesisir Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun

Berita Terbaru