Napak Tilas Dakwah Kiai Marogan, Herman Deru: Tegaskan Warisan Ulama Harus Terus Dihidupkan

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 02:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru secara resmi melepas ratusan jemaah dalam rangka Haul Kiai Marogan ke-125 yang dipusatkan di Masjid Lawang Kidul, Palembang, Minggu (11/1/2026).

 

Kegiatan haul tahun ini dirangkaikan dengan napak tilas perjalanan dakwah Kiai Marogan menyusuri Sungai Musi menuju Masjid Kiai Marogan di kawasan Kertapati, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan sang ulama besar dalam menyebarkan ajaran Islam di Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa haul Kiai Marogan memiliki nilai historis dan spiritual yang sangat kuat. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan refleksi atas perjuangan ulama dalam membangun peradaban Islam yang damai, santun, dan penuh keteladanan.

 

“Napak tilas ini bukan hanya mengenang sejarah, tetapi menghidupkan kembali semangat dakwah Kiai Marogan yang penuh keteladanan. Ini akan kita jadikan agenda wisata religi tahunan,” ujar Herman Deru.

 

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen menjadikan haul Kiai Marogan sebagai agenda wisata religi tahunan, sehingga nilai-nilai perjuangan dan dakwah sang ulama dapat diwariskan lintas generasi.

 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa kedamaian dan kerukunan umat tidak hadir secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang para ulama yang menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang menyejukkan.

 

“Kiai Marogan mengajarkan persatuan, toleransi, dan kedamaian. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan rawat dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, khususnya di Sumatera Selatan,” tegasnya.

 

Selain aspek spiritual, Herman Deru juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian Sungai Musi yang menjadi jalur dakwah Kiai Marogan di masa lalu. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mencemari sungai dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan nilai-nilai Islam.

 

“Kebersihan Sungai Musi adalah tanggung jawab kita bersama. Sungai ini memiliki nilai ibadah dan sejarah yang tidak terpisahkan dari perjalanan dakwah Islam,” katanya.

 

Gubernur juga meminta keterlibatan aktif para zuriat (keturunan) Kiai Marogan dalam setiap pelaksanaan haul dan pengembangan wisata religi, agar substansi kegiatan tetap terjaga sesuai dengan nilai dakwah sang ulama.

 

“Kami membutuhkan bimbingan para zuriat agar apa yang kita lakukan benar-benar mendekati jejak dakwah Kiai Marogan,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Haul sekaligus Kepala Pelaksana Masjid Kiai Marogan, Ismail, mengatakan antusiasme jemaah pada haul tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

 

“Ribuan jemaah hadir, tidak hanya dari Palembang, tetapi juga dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. Ini diharapkan menjadi agenda wisata religi tahunan Sumsel,” ujarnya.

 

Ismail menjelaskan, puncak Haul Kiai Marogan ke-125 diisi dengan pembacaan Arba’in, sejumlah surah Al-Qur’an seperti Surah Al-Fatihah dan Yasin, serta tahlil. Rangkaian kegiatan diawali di Masjid Lawang Kidul, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan kapal tongkang, ketek, dan perahu menuju Masjid Kiai Marogan sebagai simbol tapak tilas dakwah di atas perairan Sungai Musi.

 

Menurutnya, penggunaan perahu pada haul tahun ini menjadi pembeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu terinspirasi dari metode dakwah Kiai Marogan yang dahulu menggunakan sampan kayu saat menyusuri Sungai Musi.

 

“Ini menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, sekaligus daya tarik wisata religi yang dapat mengundang wisatawan datang ke Palembang,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, keteladanan Kiai Marogan juga tercermin dalam nilai sedekah dan kepedulian sosial, seperti menyantuni anak yatim dan mengutamakan kemaslahatan umat, yang patut terus dicontoh oleh generasi penerus.

 

Ismail menyebutkan, ke depan pihaknya merencanakan penggunaan hingga 1.000 perahu atau ketek untuk mengiringi jemaah pada haul tahun berikutnya.

 

“Alhamdulillah, program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang. Kami berharap ke depan pelaksanaannya semakin baik dan jemaahnya semakin banyak,” pungkasnya.

 

Rangkaian kegiatan haul ditutup dengan dzikir bersama yang diikuti Gubernur Sumatera Selatan, Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa, para ulama, serta ribuan jemaah, sambil menyeberangi Sungai Musi menggunakan kapal tongkang menuju Masjid Kiai Marogan. (**)

Berita Terkait

Ketua DPC Grib Jaya Pesisir Barat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri
Sekretaris DPC ASWIN Pesisir Barat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri
Ramadan-Lebaran 2026, Polda Lampung Ingatkan Warga Manfaatkan Layanan Hotline Polisi 110
Pemkab Pringsewu Kembali Ubah Perda No.16 Tahun 2016
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas Sampaikan LKPJ Kepala Daerah 2025
Patroli Cegah Kejahatan Jalanan, Polisi Ringkus Pemuda Bawa Senjata Tajam
Seluruh Tahanan Kabur Polres Way Kanan, Berhasil Ditangkap!
Bhayangkari Lampung Bagikan Takjil Kepada Anak Anak Penyandang Disabilitas
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 15:49 WIB

Ketua DPC Grib Jaya Pesisir Barat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri

Senin, 2 Maret 2026 - 15:45 WIB

Sekretaris DPC ASWIN Pesisir Barat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri

Senin, 2 Maret 2026 - 15:35 WIB

Ramadan-Lebaran 2026, Polda Lampung Ingatkan Warga Manfaatkan Layanan Hotline Polisi 110

Senin, 2 Maret 2026 - 09:19 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Ubah Perda No.16 Tahun 2016

Senin, 2 Maret 2026 - 09:15 WIB

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas Sampaikan LKPJ Kepala Daerah 2025

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WIB

Seluruh Tahanan Kabur Polres Way Kanan, Berhasil Ditangkap!

Senin, 2 Maret 2026 - 04:32 WIB

Bhayangkari Lampung Bagikan Takjil Kepada Anak Anak Penyandang Disabilitas

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:17 WIB

Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Curas Handphone, Sempat Todong Korban dengan Pisau

Berita Terbaru

DAERAH

Pemkab Pringsewu Kembali Ubah Perda No.16 Tahun 2016

Senin, 2 Mar 2026 - 09:19 WIB