Buka MUTU MPUII, Ratu Dewa Dorong Nilai Keumatan Jadi Filter Pembangunan

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Palembang – Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia (MPUII) menggelar Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat (MUTU) se-Pulau Sumatera, DKI Jakarta, dan Provinsi Banten, yang dipusatkan di Asrama Haji Palembang, Sabtu (24/2/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Jenderal MPUII Prof. Daniel Mohammad Rasyid, Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, Ketua Panitia Pelaksana MUTU se-Sumatera Drs. H. Umar Said, Sekretaris Panitia Afdhal Azmi Jambak, SH, serta para ulama, tokoh umat, akademisi, politisi, pebisnis, dan praktisi hukum dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Acara secara resmi dibuka oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Ratu Dewa menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MPUII menjadikan Palembang sebagai tuan rumah MUTU. Ia berharap forum ini mampu melahirkan konsep-konsep keumatan yang dapat menjadi landasan pembangunan di berbagai tingkatan pemerintahan.

 

“Harapan saya, forum ini bisa melahirkan sinergi di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Kita membutuhkan nilai-nilai keumatan dan ketuhanan sebagai filter dalam pelaksanaan pembangunan, agar amanah pemerintahan dan kehidupan kemasyarakatan tetap terjaga,” ujar Ratu Dewa.

 

Terkait kesejahteraan marbot masjid di Kota Palembang, Ratu Dewa mengungkapkan bahwa program insentif telah berjalan dan akan terus ditingkatkan.

 

“Kemarin sekitar 500 marbot sudah menerima insentif. Tahun ini akan kita tambah lagi, kita berikan bantuan insentif sebagai bentuk perhatian pemerintah,” katanya.

 

Sementara itu, Sekjen MPUII Prof. Daniel Mohammad Rasyid menegaskan pentingnya persatuan umat Islam di tengah tantangan global yang semakin kompleks, termasuk dinamika geopolitik yang dihadapi bangsa Indonesia.

 

“Umat Islam tidak boleh terpecah belah. Banyak pihak yang ingin memecah persatuan. Umat Islam harus menjadi unsur perekat bangsa. Ketika Presiden mengambil manuver arah baru, umat Islam harus membersamai dengan tenang, agar kapal besar bangsa ini tidak terguling,” tegasnya.

 

Daniel juga menjelaskan alasan pemilihan Palembang sebagai lokasi MUTU, salah satunya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

 

“Kita ingin umat Islam siap menghadapi bencana. Selama ini sering kali kita tidak siap. Karena itu, umat Islam harus bersatu, lebih kompak, dan tidak mudah diadu domba,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, Daniel menambahkan bahwa MUTU membuka ruang dialog antarulama dan tokoh umat dari berbagai daerah, guna memperkuat silaturahmi sekaligus menyusun program bersama yang berpihak kepada kepentingan umat.

 

“MPUII dibentuk tahun 2019 dan kini sudah ada di 25 provinsi. Anggota kami berasal dari ulama-ulama lokal. Aspirasi yang kami himpun akan kami dorong agar kebijakan publik berpihak kepada umat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, maupun pengelolaan SDM,” jelasnya.

 

Ketua Panitia Pelaksana MUTU se-Sumatera, Drs. H. Umar Said, menyampaikan bahwa MPUII diharapkan menjadi pemandu umat hingga ke tingkat akar rumput.

 

“MPUII diharapkan mampu memandu umat dan menyampaikan aspirasi kepada para pemimpin, sehingga kebijakan yang lahir benar-benar mencerminkan kepentingan masyarakat,” katanya.

 

Senada, Sekretaris Panitia Afdhal Azmi Jambak, SH menegaskan bahwa MPUII tidak hanya bergerak dalam wacana, tetapi juga aksi nyata, terutama dalam penanganan bencana.

 

“Saat terjadi bencana di Sumatera, MPUII bergerak memberikan bantuan ke Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, hingga Banten. Kami ingin umat Islam tidak hanya menjadi penonton, tetapi memahami hak dan perannya,” ujarnya.

 

Afdhal juga mengapresiasi kebijakan Wali Kota Palembang yang dinilai berpihak pada nilai-nilai keumatan.

 

“Kami mengapresiasi kebijakan Pak Wali Kota yang melarang hura-hura saat malam tahun baru. Beliau tokoh Islam, mantan Ketua PMII dan ISNU Palembang, memiliki hati nurani yang kuat. Kami berharap sinergi seperti ini terbangun dengan seluruh pemerintah daerah,” pungkasnya. (**)

Berita Terkait

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Negara Batin Sisir Area Rawan Kriminalitas
Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik
Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu
Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton
Indra Feriza: Jangan Cuma Bagi Beras, Atasi Banjir dari Hulunya
Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun
Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Timur Dirangkai Hiburan Rakyat, Festival UMKM hingga Harkopnas 20 Juli 2026

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Negara Batin Sisir Area Rawan Kriminalitas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Rp215,28 Juta Pembayaran Honorer SMA Negeri 1 Pagelaran Dipertanyakan, Humas Bungkam Hingga Berita Turun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:33 WIB

Uji Coba Bus Dimulai, Pemkot Bandar Lampung Dorong Kebangkitan Transportasi Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:47 WIB

Ketua PAC GRIB Jaya Bangkunat Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengawasan Proyek Revitalisasi di Pesisir Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun

Berita Terbaru