Arus Mudik 2026, Polda Lampung-Banten Sinkronkan Data Merak-Bakauheni

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Lampung – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali menekan jalur penyeberangan Merak–Bakauheni. Mengantisipasi lonjakan itu, Polda Lampung dan Polda Banten menyatukan skema pengamanan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Rabu (25/2/2026).

 

Rakor ini tak sekadar seremonial. Fokusnya jelas: memetakan potensi kemacetan, menyamakan data pergerakan kapal dan kendaraan, serta memastikan tak ada lagi penumpukan ekstrem seperti tahun-tahun sebelumnya di Pelabuhan Merak maupun Bakauheni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, kunci pengendalian arus mudik tahun ini ada pada akurasi dan kecepatan data antarposko.

 

“Kita harus terus memperbarui data setiap kejadian menonjol di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Semua tercatat rapi dan bisa diakses untuk pengambilan keputusan cepat,” tegas Helfi.

 

Ia juga meminta komunikasi lintas provinsi tak boleh terputus, terutama antara petugas di Merak dan Bakauheni.

 

“Koordinasi antara Lampung dan Banten harus real time. Data kapal yang keluar dan masuk harus sinkron, supaya tidak terjadi penumpukan akibat miskomunikasi,” ujarnya.

 

Menurutnya, pengawasan berbasis teknologi menjadi prioritas. “Manfaatkan CCTV di kawasan Pelabuhan Bakauheni dan integrasikan dengan Command Center. Pengendalian tidak bisa lagi manual,” kata Helfi.

 

Dari paparan teknis, jalur penyeberangan tetap menjadi titik krusial. Pemerintah dan operator pelabuhan menyiapkan 76 kapal di lintasan Jawa–Sumatera, buffer zone tambahan, serta rekayasa lalu lintas berlapis dari situasi hijau hingga merah.

 

Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Fadly Munzir Ismail mengakui evaluasi 2025 menjadi catatan penting. Tahun lalu, persoalan rest area dipenuhi truk, lonjakan pejalan kaki di pelabuhan, hingga penyerobotan antrean sempat memicu kepadatan.

 

“Permasalahan tahun lalu menjadi bahan koreksi. Tahun ini kita siapkan pola pengamanan lebih ketat, termasuk patroli intensif dan pengamanan rumah kosong,” ujar Fadly.

 

Ia menambahkan, potensi kelelahan pemudik juga menjadi perhatian. “Kami siapkan pos kesehatan dan layanan cepat untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat perjalanan panjang,” katanya.

 

Fadly memastikan fokus pengamanan tertuju pada Pelabuhan Bakauheni. “Buffer zone dan rekayasa lalu lintas berlapis akan diterapkan. Jika terjadi lonjakan, delay system langsung dijalankan untuk mencegah kepadatan masuk pelabuhan,” tegasnya.

 

Selain faktor teknis, cuaca juga masuk radar pengawasan. Berdasarkan prakiraan BMKG Wilayah II Banten, gelombang di lintasan Merak–Bakauheni relatif rendah, namun potensi hujan sedang hingga lebat tetap perlu diantisipasi secara dinamis.

 

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 13 hari pada pertengahan Maret, melibatkan ribuan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Titik pengamanan tersebar di pelabuhan, jalur tol dan arteri, rest area, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata.

 

Bagi Polda Lampung, targetnya bukan sekadar arus lancar. Helfi menekankan pelayanan humanis tetap menjadi wajah utama operasi.

 

“Utamakan keselamatan personel dan layani masyarakat dengan pendekatan humanis. Mudik adalah momen sakral, negara harus hadir memberi rasa aman,” pungkasnya. (**) 

Berita Terkait

Rp215,28 Juta Pembayaran Honorer SMA Negeri 1 Pagelaran Dipertanyakan, Humas Bungkam Hingga Berita Turun
Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik
Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu
Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi
Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton
Uji Coba Bus Dimulai, Pemkot Bandar Lampung Dorong Kebangkitan Transportasi Publik
Indra Feriza: Jangan Cuma Bagi Beras, Atasi Banjir dari Hulunya
Ketua PAC GRIB Jaya Bangkunat Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengawasan Proyek Revitalisasi di Pesisir Barat

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Rp215,28 Juta Pembayaran Honorer SMA Negeri 1 Pagelaran Dipertanyakan, Humas Bungkam Hingga Berita Turun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:47 WIB

Ketua PAC GRIB Jaya Bangkunat Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengawasan Proyek Revitalisasi di Pesisir Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:30 WIB

Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031

Berita Terbaru