Gubernur Herman Deru Dorong Inovasi Desa Wisata untuk Memajukan Pariwisata Sumsel

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan pentingnya desa wisata sebagai motor penggerak pariwisata daerah. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Anugerah Pesona Desa Wisata Sumsel 2025 dan launching Calendar of Event di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (18/11/2025).

 

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan desa wisata, baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota, maupun komunitas lokal. Ia menilai acara ini memiliki makna penting dalam upaya mendorong kreativitas desa untuk tampil sebagai destinasi unggulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kenapa saya hadir di sini? Karena acara ini memiliki makna besar dan membuat saya tertarik. Saya ingin memberikan apresiasi kepada dinas terkait, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya.

 

Gubernur juga memberikan penghormatan khusus kepada para pegiat desa wisata yang dinilainya berhasil bergerak maju meski menghadapi keterbatasan seperti kurangnya infrastruktur dan akses teknologi informasi. Menurutnya, kemampuan desa mengubah potensi menjadi destinasi patut diapresiasi.

 

Ia berharap inovasi yang ditampilkan melalui kompetisi desa wisata tahun ini mampu menjadi pemicu munculnya daya tarik baru di sektor pariwisata Sumsel. Berbagai produk unggulan yang dilombakan dinilai dapat memperkaya pilihan wisata masyarakat.

 

“Styrofoam itu hanya simbol, piala ini sederhana, tapi maknanya besar. Itu menunjukkan kalian memiliki karya luar biasa,” katanya sembari mendorong desa agar terus menciptakan gebrakan dalam pengembangan wisata.

 

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menyinggung kesuksesan kegiatan Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) di OKU Selatan yang menurutnya menjadi contoh kolaborasi ideal antara alam, budaya, dan partisipasi masyarakat. Menurutnya, desa wisata dapat meniru model keberhasilan tersebut.

 

Ia menekankan bahwa kekayaan alam tidak akan memberikan manfaat optimal jika tidak dikembangkan secara aktif. Hal yang sama berlaku bagi desa-desa pemenang anugerah, yang menurutnya harus mempertahankan prestasi dengan inovasi berkelanjutan.

 

“Event ini mendorong kolaborasi antara pariwisata, seni, dan budaya. Kita bersyukur memiliki kearifan lokal yang harus terus dijaga,” imbuhnya.

 

Menurut Herman Deru, penghargaan desa wisata bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga instrumen promosi yang sangat efektif. Ia berharap setiap desa bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jangkauan wisatawan.

 

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan kualitas setelah mendapatkan pengakuan. Menurutnya, ketenaran hanya bisa bertahan jika desa terus berinovasi dan mengikuti kebutuhan wisatawan.

 

“Setelah terkenal, bagaimana kita mempertahankan ketenarannya? Caranya dengan terus berinovasi. Selamat atas kerja keras seluruh penerima award,” tutupnya.

 

Sementara itu, Kadispudpar Sumsel Pandji Tjahjanto menyebut terdapat 14 desa wisata yang masuk dalam penilaian tahun ini, meliputi kategori homestay, kelembagaan, souvenir, utility, dan daya tarik pengunjung. Pada kesempatan itu juga diluncurkan 200 kalender event nasional dan internasional dari 17 kabupaten/kota.

 

Ia kemudian mengumumkan para pemenang di masing-masing kategori, termasuk Desa Burai dan Desa Wisata Gunung Dempo yang berhasil meraih juara di beberapa kategori. Daftar lengkap pemenang turut disampaikan sebagai bentuk transparansi penilaian dan apresiasi terhadap upaya desa. (**)

Berita Terkait

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Negara Batin Sisir Area Rawan Kriminalitas
Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik
Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu
Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton
Indra Feriza: Jangan Cuma Bagi Beras, Atasi Banjir dari Hulunya
Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun
Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Timur Dirangkai Hiburan Rakyat, Festival UMKM hingga Harkopnas 20 Juli 2026

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Negara Batin Sisir Area Rawan Kriminalitas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Rp215,28 Juta Pembayaran Honorer SMA Negeri 1 Pagelaran Dipertanyakan, Humas Bungkam Hingga Berita Turun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:33 WIB

Uji Coba Bus Dimulai, Pemkot Bandar Lampung Dorong Kebangkitan Transportasi Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:47 WIB

Ketua PAC GRIB Jaya Bangkunat Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengawasan Proyek Revitalisasi di Pesisir Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun

Berita Terbaru