Cegah Pasien Berobat ke Luar Negeri, Sumsel Kembangkan Wisata Kesehatan Terpadu

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi meluncurkan program Sumsel Health Tourism atau wisata kesehatan, sebuah langkah strategis yang menandai transformasi layanan kesehatan daerah menuju standar global. Peluncuran program ini digelar di Halaman Griya Agung Palembang, Jumat (30/1/2026).

 

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan, kebijakan wisata kesehatan bukanlah program instan, melainkan visi jangka panjang yang telah disiapkan sejak awal masa kepemimpinannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Sejak awal menjabat, saya sudah melihat potensi besar Sumatera Selatan, terutama pada dua hal utama, yakni infrastruktur kesehatan dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Herman Deru.

 

Menurutnya, keberanian Sumsel masuk ke sektor wisata kesehatan bukan sekadar mempromosikan layanan medis, melainkan membangun kepercayaan publik terhadap mutu layanan kesehatan di daerah sendiri, sekaligus memperkuat daya saing Sumsel di tingkat nasional dan internasional.

 

Herman Deru menekankan bahwa inti dari konsep health tourism bukan semata kecanggihan teknologi atau megahnya fasilitas rumah sakit, melainkan trust atau kepercayaan pasien.

 

“Kunci dari layanan kesehatan adalah kepercayaan. Masyarakat harus yakin siapa yang melayani, di rumah sakit mana, dan dengan tenaga kesehatan seperti apa. Selain kompetensi, keramahan dan kenyamanan layanan juga sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan,” jelasnya.

 

Ia mengakui, Sumsel menghadapi tantangan besar di tengah persaingan global, khususnya dengan negara-negara seperti Singapura dan Malaysia yang selama ini menjadi tujuan utama masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri.

 

“Kita punya SDM kesehatan yang tidak kalah hebat. Banyak perawat dan tenaga medis kita bekerja di luar negeri. Artinya, kita pantas dan mampu memberikan layanan kesehatan berstandar dunia di daerah sendiri,” tegas Deru.

 

Rumah Sakit Unggulan Jadi Daya Tarik
Gubernur Sumsel menyebut sejumlah rumah sakit di Sumatera Selatan telah memiliki layanan spesialis unggulan yang berpotensi menjadi magnet wisata medis, antara lain:

*RSUD Siti Fatimah: layanan jantung dan ortopedi

*RS Siloam Sriwijaya: program bayi tabung

*RS Pelabuhan Palembang: terapi pemecah batu ginjal

*RS Hermina: layanan ibu dan anak

*RS Permata: layanan laktasi

*RS Siti Khadijah: layanan khusus lanjut usia

 

Seluruh potensi tersebut akan dikemas secara terpadu dengan sektor pariwisata melalui kolaborasi bersama travel agent, pelaku industri wisata, hingga penyedia layanan wellness seperti pusat kebugaran, perawatan kecantikan, dan wisata kuliner.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel dr. H. Trisnawarman menyebut penetapan Sumsel sebagai destinasi wisata kesehatan merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan komitmen lintas sektor dan lintas daerah.

 

“Jangan sampai masyarakat tidak percaya dengan pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan. Ini kerja bersama, bukan hanya satu rumah sakit,” katanya.

 

Ia menegaskan seluruh bupati, wali kota, serta manajemen rumah sakit di Sumsel harus terlibat aktif. Skema health tourism juga menyasar pasien umum yang menginginkan layanan cepat, nyaman, dan fasilitas premium di luar skema BPJS.

 

Menurut Trisnawarman, RSUD Siti Fatimah telah disiapkan sebagai salah satu pusat kolaborasi antar rumah sakit, termasuk integrasi dengan layanan wellness.

 

“Ini pekerjaan berat, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasti ada kritik dan saran. Namun inti dari semua ini adalah membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan dan wellness di Sumsel,” ujarnya.

 

Pemprov Sumsel menargetkan tahap awal Sumsel Health Tourism untuk menahan pasien domestik agar tidak lagi berobat ke luar negeri, sebelum memperluas pasar ke wisatawan medis dari luar daerah bahkan mancanegara.

 

Selama ini, banyak masyarakat memilih berobat ke luar negeri bukan semata karena kualitas medis, melainkan karena kemasan layanan yang terintegrasi, mulai dari perjalanan, akomodasi, hingga pengalaman pasien.

 

“Rumah sakit tidak bisa bekerja seperti biro wisata. Karena itu, paket wisata kesehatan akan melibatkan travel agent dan pelaku industri pariwisata,” jelas Trisnawarman.

 

Pesan Kesehatan di Musim Pancaroba
Di tengah pengembangan wisata kesehatan, Dinas Kesehatan Sumsel juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan di musim pancaroba, terutama terhadap risiko diare, demam berdarah, dan penyakit infeksi lainnya.

 

Masyarakat diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan bergizi.

 

Peluncuran Sumsel Health Tourism ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama lintas sektor dan lintas daerah, sebagai simbol dimulainya kerja kolektif menjadikan Sumatera Selatan bukan hanya tujuan wisata budaya dan alam, tetapi juga destinasi layanan kesehatan terpadu berkelas nasional dan global. (**)

Berita Terkait

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik
Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu
Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton
Indra Feriza: Jangan Cuma Bagi Beras, Atasi Banjir dari Hulunya
Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun
Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Timur Dirangkai Hiburan Rakyat, Festival UMKM hingga Harkopnas 20 Juli 2026
Polsek Baradatu Ringkus Diduga Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Gedung Pakuon

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Rp215,28 Juta Pembayaran Honorer SMA Negeri 1 Pagelaran Dipertanyakan, Humas Bungkam Hingga Berita Turun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:47 WIB

Ketua PAC GRIB Jaya Bangkunat Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengawasan Proyek Revitalisasi di Pesisir Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:30 WIB

Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031

Berita Terbaru