Polsek Pringsewu Hidupkan Kembali Kentongan, Warga Dilibatkan Jaga Kamtibmas

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAPPOST, Pringsewu – Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya penggunaan ponsel pintar, Polsek Pringsewu Kota justru mengajak masyarakat kembali menghidupkan alat komunikasi tradisional: kentongan. Kamis (2/4/2026), jajaran Polsek Pringsewu Kota menggelar sosialisasi simbol-simbol bunyi kentongan sebagai sistem peringatan dini di lingkungan masyarakat.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sabuk Kamtibmas yang digagas Polda Lampung dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif melalui penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari perwakilan warga, organisasi kemasyarakatan (ormas), LSM, hingga berbagai perkumpulan lainnya. Suasana sosialisasi berlangsung interaktif, karena peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan pola-pola bunyi kentongan dalam berbagai simulasi situasi darurat.

 

Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali pemahaman masyarakat terhadap kode bunyi kentongan yang dulu sangat familiar di lingkungan masyarakat, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kamtibmas melalui Program Sabuk Kamtibmas.

 

“Melalui kegiatan ini, kita melatih kembali masyarakat terkait menjaga kamtibmas, khususnya dengan memahami simbol-simbol kentongan. Ini penting agar masyarakat kembali familiar,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, setiap pola bunyi kentongan memiliki arti yang berbeda, mulai dari tanda pencurian, kebakaran, bencana alam, hingga kondisi darurat lainnya. Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan dapat merespons situasi dengan cepat dan tepat.

 

“Misalnya, ketika ada ketukan tertentu, masyarakat langsung paham bahwa itu tanda pencurian atau kejadian darurat lainnya. Jadi respons bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.

 

Menurutnya, pelatihan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pemahaman masyarakat tidak hilang seiring perkembangan zaman, sekaligus menjadi bentuk penguatan sistem keamanan lingkungan yang sejalan dengan Program Sabuk Kamtibmas Polda Lampung.

 

Kapolsek juga menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Tanpa keterlibatan masyarakat, upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif akan sulit tercapai.

 

“Harapannya, melalui kegiatan ini kita bisa menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Pringsewu. Karena tanpa bantuan dan peran serta masyarakat, kami tidak akan bisa maksimal dalam menjaga maupun mengungkap suatu kejadian,” tegasnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan berbagai ormas seperti Laskar Merah Putih, Pemuda Pancasila, Pagar Nusa, PSHT dan Tapak Suci serta komunitas ojek online. Kehadiran ormas dan komunitas dinilai strategis dalam membantu menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada masyarakat luas terkait pentingnya menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing.

 

Melalui sosialisasi ini, kentongan yang merupakan kearifan lokal diharapkan tidak hanya menjadi simbol tradisi, tetapi kembali berfungsi sebagai alat komunikasi darurat yang efektif. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih responsif, tanggap, dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, sejalan dengan tujuan Program Sabuk Kamtibmas Polda Lampung dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. (**)

Berita Terkait

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik
Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu
Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton
Indra Feriza: Jangan Cuma Bagi Beras, Atasi Banjir dari Hulunya
Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun
Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Timur Dirangkai Hiburan Rakyat, Festival UMKM hingga Harkopnas 20 Juli 2026
Polsek Baradatu Ringkus Diduga Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Gedung Pakuon

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Rp215,28 Juta Pembayaran Honorer SMA Negeri 1 Pagelaran Dipertanyakan, Humas Bungkam Hingga Berita Turun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Kapolres Pringsewu Berganti, Bupati Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kacabdin Wilayah II Apresiasi Program Green School PT PGE Ulubelu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:34 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Polri Presisi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Masyarakat Kampung Karangan Berswadaya Memperbaiki Jalan Kabupaten Dengan Pekerjaan Rabat Beton

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:47 WIB

Ketua PAC GRIB Jaya Bangkunat Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengawasan Proyek Revitalisasi di Pesisir Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

Stop Kekerasan Kepada Anak, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi, Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional ke 42 tahun

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:30 WIB

Sairul Sidiq Kembali Nahkodai Ketua DPC PKB Kab. Way Kanan Tahun 2026 – 2031

Berita Terbaru